Penghargaan Pertama Setelah Sekian Lama

Ada yang bilang, penghargaan itu salah satu hal yang bisa membangkitkan semangat manusia. Mungkin untuk saat ini, saya membenarkan pernyataan itu. Setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun hidup dihantui rasa rendah diri, akhirnya hari ini saya punya sesuatu yang mungkin bisa saya banggakan untuk diri sendiri. Hari ini, datang sebuah paket dengan nama saya Annisa Febriani Prayudi tercetak pada secarik kertas yang ditempel dengan selotip di setiap sisinya, dengan keterangan alamat serta nama program studi yang sedang saya tempuh saat ini. Ah, tentu ini kiriman dari panitia ospek setelah beberapa minggu yang lalu meminta alamat lengkap saya melalui direct message Instagram.

Saat itu, pada bulan Agustus akhir, saya mencoba untuk membuat sebuah video melalui aplikasi TikTok atas dasar keinginan untuk berpartisipasi dalam “Prabu Challenge”. Kebetulan saat itu saya sedang ‘semangat-semangat’-nya membuat video, saya pun menikmati setiap proses yang saya lalui dalam membuatnya. Akhirnya, saya pilih tema “Budaya Respect” dan video itu berhasil diunggah di akun Instagram pribadi saya pada hari Sabtu, 22 Agustus.

Tak disangka, ternyata saya mendapat banyak komentar positif di unggahan tersebut. Jumlah tayang nya pun cukup fantastis bagi saya, yaitu 185 kali tayang. Ya. Cukup ‘fantastis’ bagi seseorang yang bahkan jumlah following Instagram-nya lebih banyak daripada jumlah followers-nya. Hal itu membuat saya cukup yakin bahwa saya punya kemampuan untuk menghibur banyak orang, walau hanya dengan sebuah video berdurasi enam puluh detik. Setidaknya, ada satu kelebihan yang saya sadari saat ini. Walau hanya satu, mungkin aja ada seribu kelebihan lainnya yang tak tampak karena tertutup oleh rendah diri yang saya rasakan.

Hmm, mungkin sudah cukup saya mengoceh lewat tulisan yang saya ketik di Sabtu malam ini. Semoga ada manfaatnya untuk kalian wahai pembaca blog pribadi, maupun untuk saya sendiri.

Malam-malam di Bogor Selatan,

19 September 2020.

Posting Komentar

0 Komentar